Jumat, 18 Desember 2015

Presentasi Proposal Kelompok "Monochrome.ID"

Presentasi Artikel Bisnis "Traveloka.Com"

Mind Mapp "Traveloka.Com"

Artikel Bisnis "Traveloka.Com"


         Modal transportasi udara sekarang ini bukanlah suatu hal yang langka, yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan atas saja. Tuntutan aktivitas yang tinggi membuat pesawat terbang menjadi primadona baru sebagai alternatif penunjang bisnis.
Sayangnya,perkembangan industri pesawat terbang tidak dibarengi dengan sistem akomodasi yang memadai. Sejumlah perusahaan yang memfasilitasi pembelian tiket pesawat secara online seringkali terlalu banyak kendala sehingga mengharuskan kita akhirnya harus datang ke agen travel terdekat juga.Beranjak dari pengalaman pribadi tentang masalah saat memesan tiket pesawat, Ferry Unardi melihat hal tersebut sebagai sebuah peluang. Bahkan akhirnya Ferry rela memutuskan untuk berhenti dari bangku kuliah demi membangun startup reservasi tiket yang sekarang hampir dikenal oleh semua orang di Indonesia. Reservasi tersebut adalah Traveloka.com.
Ferry Unardi lahir di Padang, 16 Januari 1988. lulus dari bangku SMA, Ferry memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Purdue University jurusan Computer Science dan Engineering. Setelah lulus dari jenjang pendidikan S1, Ferry sempat bekerja sebagai software engineer di perusahaan Microsoft daerah Seattle. Puas bekerja dan belajar banyak hal di perusahaan Microsoft selama 3 tahun, Ferry kemudian memutuskan untuk melanjutkan pendidikan MBA di Harvard University.Baru 1 semester menjalankan pendidikan di Harvard University, ada naluri bisnis yang menggelitik Ferry untuk mengembangkan #startup di bidang reservasi pesawat. Pengalamannya bolak balik Amerika-Indonesia selama 8 tahun memberinya banyak pelajaran tentang sistem reservasi pesawat di Indonesia.
Awal mula ide membuat traveloka, muncul kala itu ferry yang sedang berkuliah di Amerika ingin pulang ke kampung halamannya dipadang. Seperti yang kita tahu bahwa kala itu pemesanan tiket dari Amerika hanya tersedia sampai Jakarta saja. Setelah sampai jakarta ferry harus melanjutkan ke padang dan masih harus mengantri membeli tiket di Bandara untuk transit menuju Padang. Ferry merasa hal tersebut sangat merepotkan dan membuang-buang waktu sekali. Dan ketika itu dia terpikirkan untuk membuat sebuah reservasi tiket pesawat yang bisa diakses dan dipesan dari mana saja.Banyak pihak yang menyayangkan keputusan Ferry untuk berhenti dari pendidikan MBA yang sedang ia tempuh. Namun rupanya Ferry punya impian dan jalannya sendiri. Pada Maret 2012, Ferry bersama 2 orang rekannya, Derianto Kusuma dan Albert yang juga berprofesi sebagai engineer memutuskan untuk mulai membangun konsep dan core business untuk Traveloka. Melalui sistem pengembangan konsep #ecommerce dan segala hal teknis secara mandiri, akhirnya Traveloka berhasil dirilis dalam versi beta pada periode Oktober 2012.
Peluncuran perdana Traveloka bukan mulus tanpa halangan. Sebagai startup kecil yang baru dirintis, kala itu nyaris tidak ada maskapai penerbangan yang mau bekerjasama dengan tim Traveloka. Namun Ferry bersama rekan-rekannya tidak pernah patah semangat dalam mengembangkan Traveloka. Sejak dirilis pada tahun 2012, kini Traveloka sudah mulai berkembang pesat dan bekerjasama dengan sejumlah maskapai penerbangan Indonesia. Pelayanan yang berkualitas dan berdedikasi menjadi salah satu kunci kesuksesan Traveloka. Berawal dari tim kecil yang beranggotakan 8 orang, kini Traveloka mulai tumbuh menjadi perusahaan besar dengan jumlah karyawan mencapai lebih dari 100 orang untuk beragam divisi seperti maintenance, human resource, customer service serta divisi lainnya. Tidak hanya itu, kini Traveloka juga telah berekspansi dalam penjualan voucher hotel dengan berbagai pilihan serta diskon menarik.
Dengan menggunakan traveloka, perjalanan jauh lebih aman dan nyaman dan juga terpecaya.Bisnis online ini sudah memberikan keuntungan yang pesat, dan memiliki banyak konsumen lokal maupun internasional
Jauh lebih baik menggunakan traveloka karena lebih aman dan jelas jika ingin bepergian. Bisnis ini sangat di percaya, karena sudah memiliki surat izin yang jelas sesuai ketentuan yang berlaku

Presentasi Observasi Bisnis

Input dan komentar M2 Snack

Observasi Bisnis "OQ NET"



           Mesin fotocopy adalah peralatan kantor yang membuat salinan ke atas kertas dari dokumen, buku, maupun sumber lain.Biasanya dalam sebuah pekerjaan, mesin fotocopy sangat dibutuhkan untuk memperbanyak data dan dokumen secara singkat dan mudah. Kita dengan mudah memperbanyak gambar dan tulisan, tinggal tekan tombol, tunggu sejenak, semua pekerjaan penggandaan beres. Diantaranya para pegawai kurang profesional, hasil fotocopyan kurang memuaskan, jam kerja terbatas, dan fasilitas lain yang ditawarkan kurang lengkap.Dari permasalahan-permasalahan di atas muncul obsesi dari kami untuk mendirikan usaha jasa foto copy yang lebih memuaskan pelanggan.

            Adapun tempat fotocopy saya observasikan ini yaitu ,fotocopy yang bernama “0Q Net“ awalnya tempat fotocopy ini muncul karena si pemilik merasa ingin membantu atau mempermudah para mahasiswa.Usaha ini mulai di dirikan pada Bulan Juli 2010.Terletak di Samping Kampus Universitas MercuBuana Meruya Selatan Jakarta Barat.Mulai di buka pada pukul 07.15 sampai pukul 21.00 Wib.”0Q Net” memiliki 2 cabang,yaitu di Samping Kampus Universitas MercuBuana dan di Cengkareng.Nama pemilik dari “OQ Net” sendiri yaitu Bapak Wawa Kartiwa,dia hampir setiap hari memantau usaha ini.Dia mempercayakan usaha fotocopy ini ke salah satu karyawannya,yaitu Mas Azis.Mas Azis yang mengkoordinator karyawan lainnya.Adapun karyawan di “OQ Net” ini ada sekitar 9 orang.Modal Awal dalam membuka usaha tersebut kira-kira kurang lebih Rp 150 Juta .Sedangkan omset setiap bulannya itu Kurang lebih Rp 70-90 Juta.Untuk Gaji setiap karyawannya itu beda-beda tergantung pada tugasnya masing-masing,dan itu berkisar Rp 3 jutaan.Adapun penyediaan sarana dan prasarana nya yaitu Penyediaan mesin fotocopy,Kertas dengan berbagai ukuran dan ketebalan,Penyediaan tinta mesin fotocopy,Penyediaan mesin laminating,Penyediaan alat pemotong kertas,Penyediaan etalase,Penyediaan meja,Penyediaan alat-alat untuk menjilid,serta Sarana dan prasarana penunjang lainnya sesuai dengan kebutuhan.
  • Visi          : Kepuasan pelanggan adalah kesenangan bagi kami
  •  Misi        : Memberikan layanan dengan kualitas terbaik untuk para pelanggan
  • Motto       :
  1. RAMAH dalam pelayanan
  2. JUJUR dalam bekerja
  3. BERSIH dalam penyajian
  4. INDAH dalam penataan 
  5. NYAMAN  bagi pengunjung

  •      STRATEGI PEMASARAN
1.Pemasaran Produk
  •  Melakukan promosi via people ( teman, saudara dan  masyarakat). 
  • Melakukan promosi via elektronik ( handphone, jejaring sosial di internet seperti BBM, facebook, twitter, dan lain-lain) 
  • Melakukan promosi dengan menggunakan brosur
2. Tingkat Pelayanan
Dalam usaha ini, kami memberikan pelayanan yang memuaskan melalui layanan langsung 14 jam, pegawai yang ramah dan cekatan, serta tepat waktu pekerjaan.
3.Penetapan Harga
Penetapan harga yang akan dilakukan adalah dengan menetapkan harga berdasarkan tingkat keberlangsungan usaha, dimana kami mencari keuntungan yang relatif sehingga dapat menjalankan usaha secara continue untuk meningkatkan pangsa pasar.